BANTUAN WIRAUSAHA PEMULA

BANTUAN WIRAUSAHA PEMULA

OMEDA NUSANTARA 2017-04-17 23:26:27


"PROGRAM  BANTUAN  WIRAUSAHA  PEMULA"


Kepada Yth.
Sahabat Omah Entrepreneur Muda (OMEDA) Nusantara


Diberitahukan untuk Pengajuan PROPOSAL Program Bantuan WIRAUSAHA PEMULA

Dari KEMENTERIAN KOPERASI & UKM RI Tahun 2017.

Harus Memperhatikan, TATA CARA PENDAFTARAN dengan
Melengkapi Persyaratan sbb :

- Usaha Produktif,
- Umur Max. 45 Th,
- Pendidikan Minimal SMA
- Melampirkan :

1. FC KTP
2. FC NPWP
3. Certificate Pembekalan Pelatihan Kewirausahaan
4. Surat Rekomendasi dari Dinas Kop. & UKM Kab. / Kota
5. Surat Pengantar dari Dinas Koperasi & UKM Provinsi,
6. RAB Min. 13 Jt.
7. Surat Permohonan Kepada Bapak Menteri Koperasi & UKM RI Cq. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi & UKM RI

Syarat - Syarat diatas harus dilengkapi supaya dapat masuk Seleksi Calon Penerima Bantuan WIRAUSAHA PEMULA.


Surat Permohonan dapat diajukan :

Kepada Yth. Bapak Menteri Koperasi dan UKM RI Cq Deputi Bidang Pembiayaan

atau

Melalui E-Proposal dengan Alamat Website :

http://pembiayaan.depkop.go.id


Salam Hormat :

Omah Entrepreneur Muda
(OMEDA) Nusantara


Terima Kasih Semoga Sukses



"PENGAJUAN BANTUAN WIRAUSAHA PEMULA KINI SECARA ONLINE" 


Mulai Tahun ini, Program Wirausaha Pemula (WP) akan diberlakukan dengan Pola e-Proposal. Dengan Pola ini, nantinya semua Pengajuan WP dapat dilakukan melalui Website.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM  mengatakan,‎ sesuai dengan Arah Kebijakan Alokasi WP 2017 terdapat Tiga Fokus, yaitu Daerah Tertinggal dan Perbatasan, Daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta Daerah Antar Kelompok Pendapatan (Berpendapatan Rendah / Masyarakat Miskin).

Menyadari belum semua Daerah Melek Teknologi, Dinas - Dinas Koperasi di Provinsi, Kabupaten dan Kota, akan menyisir Daerah - Daerah Miskin yang berada jauh dari Kota yang belum Familiar dengan Internet.

Dinas - Dinas tersebut yang akan Mendata Para WP di Daerah, yang kemudian akan diajukan sebagai Peserta WP 2017. Khusus untuk Mereka, dibolehkan Pengajuan Proposal WP secara Hardcopy.

Sementara menyangkut Persyaratan WP, diantaranya secara Individu memiliki Rintisan Usaha Produktif dengan Minimal Usaha sudah berjalan Enam Bulan dan Maksimal Tiga Tahun, yang akan dituangkan dalam Surat Pernyataan.

Persyaratan lainnya, Belum pernah menerima Bantuan Sejenis dari Kemenkop dan UKM, Maksimal Usia 45 Tahun, Pendidikan Minimal SLTP / Sederajat, Memiliki KTP yang berlaku, Ada Legalitas Usaha (Ijin Usaha Mikro Kecil) Surat Keterangan dari Kelurahan, Pernah Mengikuti Pembekalan Kewirausahaan dengan ditunjukkan Sertifikat Maksimal Dua Tahun sebelum Tahun Anggaran Berjalan.

Bagi yang belum memiliki Sertifikat dan Memiliki Prospek Bisnis akan diikutkan Pembekalan atau Bimbingan Teknis. Yang tidak kalah penting adalah memenuhi Persyaratan dengan Memiliki Rencana Usaha (Business Plan) dan Memiliki Rekeninng Tabungan yang masih Aktif (Ada Saldo Minimal). Bantuan Pemerintah melalui‎ Program WP tersebut bertujuan untuk Mengurangi Kesenjangan Ketenagakerjaan dan Meningkatkan Pendapatan Masyarakat, khususnya Usaha Mikro.

Program ini merupakan Amanat RPJMN 2015-2019 yang mentargetkan Satu Juta Wirausaha Baru dan Kemenkop UKM mendapatkan Alokasi 24.800 Wirausaha Baru. Sedangkan terkait Evaluasi WP 2015, Target WP 2015 sebanyak 3.560 WP dengan Anggaran Rp 88,4 Miliar, Realisasi mencapai 8.362 WP atau ‎33‎,71 Persen dari Target RPJMN.  Tahun 2016 Program WP untuk sementara ditunda mengingat ada Kebijakan Penghematan Anggaran, semula sudah di Anggarkan Rp 8 miliar untuk 400 WP.

Hasil Evaluasi dan Monitoring Program Wirausaha Pemula sebanyak 1.874 Orang dengan Nilai Bantuan Rp 32,8 Miliar, dipergunakan untuk Modal Kerja sebesar Rp 10,6 Miliar dan Modal Investasi sebesar Rp 22,1 Miliar.

Perkembangannya, Menambah Tenaga Kerja sebanyak 1.317 Orang Meningkat 39,2 Persen dari Total Tenaga Kerja sebelumnya 2.037 Orang. Meningkatkan Aset Usaha sebesar Rp 14,1 Miliar atau 38,5 Persen dari Total Aset sebelumnya Rp 22,5 Miliar. Serta Meningkatkan Omzet Usaha sebesar Rp 6,1 Miliar atau 29,15 Persen dari Total Omzet sebelumnya Rp 14,9 Miliar.